JEMBER BERDZIKIR DAN BERSHOLAWAT

Bermentallah Aku Hanyalah….. Jangan Bermental Aku Adalah…..

Kumpulan ‘Amaliyah Jamaah Dzikrul Ghofilin

Posted by arif pada 17 Januari 2012

Bismillahii Rohmanir Rohiim

Puji syukur  kepada Alloh S.W.T Sholawat dan Salam selalu tercurah kepada nabi besar Muhammad S.A.W

DZIKRUL GHOFILIN

Catatan ini berisi kumpulan ‘amaliyah-‘amaliyah yang sebagian besar berasal dari pengajian Almarhum K.H Hasyim Sholih Ponorogo, dan sebagian lagi dari Gus Miek Ploso, K.H. Ahmad Shiddiq Jember, dan beberapa sesepuh kita yang lain.
Dan sebagai pelengkap, disertakan pula dasar dari masing-masing ‘amaliyah yang berasal dari hadits, atsar, qaul Ulama, ataupun keterangan-keterangan dari para Beliau. Maksudnya, tak lain hanyalah agar kita lebih mantap dan bersemangat untuk mengerjakannya.
Selanjutnya, tujuan dari pengumpulan catatan ini adalah untuk sekedar pedoman sederhana dalam upaya memanfaatkan waktu-waktu yang kita lalui, sesuai dengan kesempatan dan kelonggaran yang kita punya. Ibarat hidangan, meskipun jauh dari kecukupan dan kesempurnaan, kita bisa mengambil yang mana yang kita butuhkan, sesuai dengan skala prioritas kebutuhan, manakala tak mungkin bagi kita untuk menghabiskan seluruhnya. Ma la yudraku kulluhu la yutraku kulluhu.
Mungkin sebagian dari apa yang dituliskan disini, menurut sudut pandang fiqih, dianggap tak punya dasar yang kuat. Atau bahkan dipandang tak berdasar. Karena itu, perlu ditekankan, bahwa catatan ini tidak dimaksudkan sebagai bahan untuk perdebatan. Siapapun yang suka, boleh mengamalkannya, dan sebaliknya.
Almarhum K.H. Hasyim Sholih pernah mengemukakan bahwa Beliau, meskipun mempunyai hujjah, tidak suka mengemukakan dan memperdebatkannya. Hanya saja, kepada orang-orang yang tertarik untuk mengerjakannya, Beliau sering mengarahkan dan menguatkan niatan mereka dengan menceritakan kepada mereka bahwa yang telah mengajarkan ‘amaliyah ini adalah Hujjatul Islam al Imam al Ghozali yang mana Beliau adalah salah satu andalan kita, para pengamal Dzikrul Ghofilin.
Dan di akhir catatan, sebagai tambahan, dikemukakan doa syi’ir yang ditulis oleh Habib Ahmad bin ‘Umar bin Sumayth dan Gus Miek, dan hadits yang diriwayatkan oleh Mu’adz bin Jabal ra sebagai bahan renungan sekaligus rambu-rambu arah dan peringatan dalam perjalanan kita. Karena, ibarat orang yang akan melakukan perjalanan jauh, perlu kita yakin kearah mana kita akan melangkahkan kaki, dan apa yang harus kita waspadai agar sampai ke tujuan dengan selamat.

Semoga Bermanfaat

Gus Tsauri

Silahkan anda bisa mendownload disini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: