JEMBER BERDZIKIR DAN BERSHOLAWAT

Bermentallah Aku Hanyalah….. Jangan Bermental Aku Adalah…..

Archive for Desember, 2010

Berpikir Positif

Posted by arif pada 31 Desember 2010

Sebuah kisah nyata…

Ada seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 anak laki-laki. Urusan belanja, cucian, makan, kebersihan & kerapihan rumah dapat ditanganinya dengan baik. Rumah tampak selalu rapih, bersih & teratur dan suami serta anak-anaknya sangat menghargai
Pengabdiannya itu.

Cuma ada satu masalah, ibu yg pembersih ini sangat tidak suka kalau karpet di rumahnya kotor. Ia bisa meledak dan marah berkepanjangan hanya gara-gara melihat jejak sepatu di atas karpet, dan suasana tidak enak akan berlangsung seharian. Padahal, dengan 4 anak laki-laki di rumah, hal ini mudah sekali terjadi terjadi dan menyiksanya.

Atas saran keluarganya, ia pergi menemui seorang psikolog bernama Virginia Satir, dan menceritakan masalahnya. Setelah mendengarkan cerita sang ibu dengan penuh perhatian, Virginia Satir tersenyum dan
berkata kepada sang ibu :

“Ibu harap tutup mata ibu dan bayangkan apa yang akan saya katakan” Ibu itu kemudian menutup matanya.

“Bayangkan rumah ibu yang rapih dan karpet ibu yang bersih mengembang, tak ternoda, tanpa kotoran, tanpajejak sepatu, bagaimana perasaan ibu?” Sambil tetap menutup mata, senyum ibu itu merekah, mukanya yg murung berubah cerah. Ia tampak senang dengan bayangan yang dilihatnya.

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Posted in Kisah Hikmah | Dengan kaitkata: | 3 Comments »

Surat Cinta

Posted by arif pada 31 Desember 2010

Suami saya adalah seorang yang sederhana, saya mencintai sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul di perasaan saya, ketika saya bersandar di bahunya yang bidang…

Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, saya harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-alasan saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan….

Saya seorang wanita yang sentimental dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus. Saya merindukan saat saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan permen. Tetapi semua itu tidak pernah saya dapatkan.
Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasa sensitifnya kurang. Dan ketidak mampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan kami telah mementahkan semua harapan saya akan cinta yang ideal….

Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan perceraian.
“Mengapa?”, tanya suami saya dengan terkejut.
“Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan,” jawab saya.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Kisah Hikmah | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Pernikahan Yang Di Tunggu Tunggu

Posted by arif pada 31 Desember 2010

Bertahun-tahun yang lalu, saya berdoa kepada Tuhan untuk memberikan saya pasangan, “Engkau tidak memiliki pasangan karena engkau tidak memintanya”, Tuhan menjawab.

Tidak hanya saya meminta kepada Tuhan,seraya menjelaskan kriteria pasangan yang saya inginkan. Saya menginginkan pasangan yang baik hati,lembut, mudah mengampuni, hangat, jujur, penuh dengan damai dan sukacita, murah hati, penuh pengertian, pintar, humoris, penuhperhatian. Saya bahkan memberikan kriteria pasangan tersebut secara fisik yang selama ini saya impikan.

Sejalan dengan berlalunya waktu,saya menambahkan daftar kriteria yang saya inginkan dalam pasangan saya. Suatu malam, dalam doa, Tuhan berkata dalam hati saya, “HambaKu, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan.”

Saya bertanya, “Mengapa Tuhan?” dan Ia! menjawab, “Karena Aku adalah Tuhan dan Aku adalah Adil. Aku adalah Kebenaran dan segala yang Aku lakukan adalah benar.”
Aku bertanya lagi, “Tuhan, aku tidak mengerti mengapa aku tidak dapat memperoleh apa yang aku pinta dariMu?”

Jawab Tuhan, “Aku akan menjelaskan kepadamu. Adalah suatu ketidakadilan dan ketidakbenaran bagiKu untuk memenuhi keinginanmu karena Aku tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan seperti engkau. Tidaklah adil bagiKu untukmemberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu jika terkadang engkau masih kasar; atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam; atau seseorang yang mudah mengampuni, tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan dendam; seseorang yang sensitif, namun engkau sendiri tidak…”

Kemudian Ia berkata kepada saya, “Adalah lebih baik jika Aku memberikan kepadamu seseorang yang Aku tahu dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini daripada membuat engkau membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semua itu. Pasanganmu akan berasal dari tulangmu dan dagingmu, dan engkau akan melihat dirimu sendiri di dalam dirinya dan kalian berdua akan menjadi satu. Pernikahan adalah seperti sekolah, suatu pendidikan jangka panjang. Pernikahan adalah tempat dimana engkau dan pasanganmu akan saling menyesuaikan diri dan tidak hanyabertujuan untuk menyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusia yang lebih baik, dan membuat suatu kerjasama yang solid. Aku tidak memberikan pasangan yang sempurna karena engkau tidak sempurna. Aku memberikanmu seseorang yang dapat bertumbuh bersamamu”.
……………………….

Ini untuk : yang baru saja menikah, yang sudah menikah, yang akan menikah dan yang sedang mencari, khususnya yang sedang mencari.

J I K A ……..

Jika kamu memancing ikan…..Setelah ikan itu terikat di mata kail, hendaklah kamu mengambil ikan itu…..
Janganlah sesekali kamu lepaskan ia semula ke dalam air begitu saja…. Karena ia akan sakit oleh karena bisanya ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan menderita selagi ia masih hidup.

Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang…. Setelah ia mulai menyayangimu hendaklah kamu menjaga hatinya…..
Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja……
Karena ia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selagi dia mengingat…..

Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah menganggap ia begitu teguh……cukuplah sekadar keperluanmu…….
Apabila sekali ia retak……tentu sukar untuk kamu menambalnya semula……
Akhirnya ia dibuang……

Sedangkan jika kamu coba memperbaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi…..

Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, terimalah seadanya…..
Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa…..
Anggaplah ia manusia biasa.
Apabila sekali ia melakukan kesilapan bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya…..akhirnya kamu kecewa dan meninggalkannya.
Sedangkan jika kamu memaafkannya boleh jadi hubungan kamu akan terus hingga ke akhirnya…..

Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi…..yang pasti baik untuk dirimu. Mengenyangkan. Berkhasiat.
Mengapa kamu berlengah, coba mencari makanan yang lain….
Terlalu ingin mengejar kelezatan.
Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya.
kamu akan menyesal.

Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan….yang membawa kebaikan kepada dirimu.
Menyayangimu. Mengasihimu.

Mengapa kamu berlengah, coba bandingkannya dengan yang lain. Terlalu mengejar kesempurnaan.

Kelak, kamu akan kehilangannya; apabila dia menjadi milik orang lain kamu juga akan menyesal.

DOA UNTUK TEMAN YANG MENIKAH

NB : Matikan live musik dengan ” PAUSE” agar suara tidak bercampur

============================================
Sumber artikel, dari buku:
Sudarmono, Dr.(2010). Mutiara Kalbu Sebening Embun Pagi

Posted in Kisah Hikmah | Dengan kaitkata: , , , , | Leave a Comment »

Garam & Telaga

Posted by arif pada 30 Desember 2010

Suatu ketika hiduplah seorang tua yang bijak….. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet… Tamu itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia… Tanpa membuang waktu, orang itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak, hanya mendengarkannya dengan seksama. Ia lalu mengambil segenggam garam, dan meminta tamunya untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu kedalam gelas, lalu diaduknya perlahan. “Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya..”, ujar Pak tua itu.  “Pahit. Pahit sekali”, jawab sang tamu, sambil meludah kesamping. Pak Tua itu, sedikit tersenyum. Ia, lalu mengajak tamunya ini, untuk berjalan ke tepi telaga di dalam hutan dekat tempat tinggalnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan, dan akhirnya sampailah mereka ke tepi telaga yang tenang itu. Pak Tua itu, lalu kembali menaburkan segenggam garam, ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, dibuatnya gelombang mengaduk-aduk dan tercipta riak air, mengusik ketenangan telaga itu. “Coba, ambil air dari telaga ini, dan minumlah. Saat tamu itu selesai mereguk air itu, Pak Tua berkata lagi, “Bagaimana rasanya?”.
“Segar.”,… sahut tamunya. “Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?”, tanya Pak Tua lagi.“Tidak” jawab si anak muda.
Dengan bijak, Pak Tua itu menepuk-nepuk punggung si anak muda. Ia lalu mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh di samping telaga itu. “Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam garam, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama, dan memang akan tetap sama.
“Tapi, kepahitan yang kita rasakan, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu, akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu.”
Pak Tua itu lalu kembali memberikan nasehat. “Hatimu, adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu, adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan.”
============================================
Sumber artikel, dari buku:
Sudarmono, Dr.(2010). Mutiara Kalbu Sebening Embun Pagi

Posted in Kisah Hikmah | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Kisah Tentang Kentang

Posted by arif pada 30 Desember 2010

Kisah ini terjadi di salah satu TK (taman kanak-kanak), pada suatu hari, guru TK tersebut mengadakan permainan dengan menyuruh setiap muridnya untuk membawa sebuah kantong plastik transparan dan kentang.

Masing-masing kentang tersebut di beri nama berdasarkan nama orang yang di benci. jadi, setiap anak membawa jumlah kentang yang berbeda sesuai jumlah orang yang mereka benci. pada hari yang disepakati, semua murid membawa kantong plastik berisi kentang ke sekolah. ada yang berjumlah dua, ada yang tiga, bahkan ada yang lima buah.

Seperti perintah guru mereka, tiap-tiap kentang diberi nama orang yang mereka benci. murid-murid harus membawa kantong plastik berisi kentang itu kemana saja mereka pergi, bahkan ke toilet sekalipun. hal itu berlangsung selama satu minggu.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Kisah Hikmah | Dengan kaitkata: , | 3 Comments »

Delapan Kebohongan Seorang Ibu dalam Kehidupannya

Posted by arif pada 30 Desember 2010

Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya darikebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas daripenderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia.

Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata : “Makanlah nak,aku tidak lapar”     —–KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA——–

Ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekiat rumah, ibu berharap dari ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi untuk petumbuhan. Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup ikan itu, ibu duduk disamping saya dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku makan. Aku melihat ibu seperti itu, hati juga tersentuh, lalu menggunakan sumpitku dan memberikannya kepada ibuku. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya, ia berkata : “Makanlah nak, aku tidak suka makan ikan” —–KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA——
Baca entri selengkapnya »

Posted in Kisah Hikmah | Dengan kaitkata: , , , , | Leave a Comment »

KEUTAMAAN SHOLAT

Posted by arif pada 30 Desember 2010

Bissmillahir rohmanir rohiim

اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ

وَالْمُنكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan (QS. Al ankabut 45)

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

“Dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat, dan ta’atlah kepada rasul, supaya kamu diberi rahmat” (An Nur : 56)

 

ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ

الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ

“Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka” (Al Baqarah : 2– 3 )

 

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِّنَ اللَّيْلِ ۚ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ

ۚ ذَٰلِكَ ذِكْرَىٰ لِلذَّاكِرِينَ

“Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat”

(Hud: 114)

Baca entri selengkapnya »

Posted in Sholat | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

KEWAJIBAN MUSLIM KEPADA ALLAH SWT

Posted by arif pada 29 Desember 2010

Bismillahi Rohmanir Rohiim

1.  Mengerjakan rukun Islam yang lima

2.  Menerima ketentuan Allah dengan Ridha baik ketentuan yangbersifat(Qadha& Qadar)

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun” (2:156)

3.  Ikhlas

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا

الزَّكَاةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (98:5)

Posted in Ayat ayat inspirasi | 2 Comments »

Dzikir Setelah Sholat

Posted by arif pada 28 Desember 2010

Bismillahi rohmanir rohiim..

semoga shalawat dan salam tetap tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam

Termasuk sunnah apabila seorang muslim setiap selesai shalat fardhu membaca:

أَسْتَـغْـفِـرُ الله

( Saya memohon ampun kepada Allah ) 3 kali

 

اَللَّــهُمَّ أَنْتَ السَّلامُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا اْلجَلالِ وَاْلإكْرَامِ

(Ya Allah Engkau Maha Sejahtera, dari-Mu kesejahteraan, Maha Berkah Engkau wahai Dzat yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan )

 

لاَ إِلَهَ إِلا الله ُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَ لَهُ اْلحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ

قَدِيْرٌ. لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِالله.لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله ُ وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ. لَهُ النِّعْمَةُ وَ لَهُ

اْلفَضْلُ وَ لَهُ الثَّنَاءُ اْلحَسَنُ. لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله ُ مُخْلِصِـيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ

اْلكَافِرُوْنَ. اَللَّــهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلاَ يَنْفَعُ ذَا اْلجَدِّ

مِنْكَ اْلجَدُّ.

(Tidak ada Ilah yang berhak disembah kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya seluruh kerajaan dan milik-Nya segala pujian dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan izin Allah. Tidak ada Ilah yang berhak disembah kecuali Allah dan kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya, milik-Nya segala nikmat, milik-Nya segala keutamaan dan milik-Nya segala sanjungan yang baik. Tidak ada Ilah yang berhak disembah kecuali Allah dengan mengikhlaskan agama (ketundukan) untuk-Nya walaupun orang-orang kafir benci. Ya Allah tidak ada yang dapat menghalangi apa yang Engkau berikan, tidak ada yang dapat memberi apa yang Engkau halangi dan tidak bermanfaat bagi orang yang memiliki kekayaan (dari siksaan-Mu) akan kekayaannya” .

Dibaca pula setelah shalat Subuh dan shalat Maghrib do’a seperti diatas dan ditambah  pula dengan do’a ini:

 

لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله ُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَ لَهُ اْلحَمْدُ يُـحْيِي وَيُـمِيْتُ وَهُوَ

عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

(Tidak ada Ilah yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan dan bagi-Nyalah segala pujian, Dialah Dzat Yang Menghidupkan dan Mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu).

Kemudian setelah itu membaca:

سُبْحَانَ الله

maha suci allah 33 kali

 

اَلْـحَمْدُ ِلله

puji syukur pada allah 33 kali

 

الله أَكْبَر

Alloh maha besar 33 kali

kemudian disempurnakan yang seratus dengan membaca dibawah ini

لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله ُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ

قَدِيْرٌ

(Tidak ada Ilah yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala pujian dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu) .

Kemudian membaca ayat Kursi:

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا

فِي الْأَرْضِ ۗ مَن ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِندَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ

وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ

وَالْأَرْضَ ۖوَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Kemudian membaca:

al ikhlas  3 kali

al falaq    3 kali

an nash   3 kali

Dan ketiga surat di atas khusus dibaca sesudah shalat Subuh dan shalat Maghrib

 

Wa’allahu a’lam bishowab

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيم

Tunjukkanlah jalan yang lurus

Posted in Dzikir cinta | Leave a Comment »

Hikmah sakit

Posted by arif pada 25 Desember 2010

Bismillahi rohmanir rohim

Penyakit adalah salah satu cobaan Alloh yang diberikan kepada hamba-Nya. Adapun cobaan itu merupakan sunnatulloh yang diberikan kepada hamba-Nya atas dasar kasih sayang Alloh dan hikmah-Nya.

Allah swt tidak akan menciptakan sesuatu yang dicintai, baik dari segi teknologi maupun hukum sarak, melainkan didalamnya tergandung kebaikan, hikmah, serta kasih sayang terhadap hamba-Nya yang jelas, yang sulit diketahui oleh logika manusia.

Mudah-mudahan ujian berupa sakit, benar merupakan ujian atau maksimal sebagai kifarat, sehingga kalau kita lulus dari ujian berupa sakit, kita akan dinaikkan derajat kemuliaan penderita sakit. Walaupun sakit merupakan ujian bersifat kesulitan, namun terdapat beberapa hikmah yang dikandungnya, antara lain:

1.      Sabar dan bertambah iman Sesungguhnya dengan ujian dan cobaan, Allah ingin mengetahui kualitas ibadah seseorang. Bersyukur kepada-Nya ketika mendapatkan ke senangan dan bersabar ketika mendapatkan kesulitan. Orang benar-benar akan beranggapan bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam dirinya selalu mengandung kebaikan.

2.      Menghapus kejahatan dan dosa. Sakit bisa menghapus dosa-dosa yang dilakukan oleh hati, pendengaran, penglihatan, pembicaraan dan semua anggota badan yang lainnya. Kadangkala penyakit juga sebagai hukuman atas dosa-dosa yang telah dilakukan oleh seseorang. “Dan apa saja musibah yang menimpa kamu, maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian (besar) dari kesalahan-kesalahan mu” ( QS Asy-Syuuraa)

3.      Perantara agar masuk surga “Surga itu dipagari dengan hal-hal yang dibenci, sedangkan neraka dipagari dengan hawa nafsu” (Hadist) dan ”Jika kamu sabar dan penuh iman ketika cobaan pertama, niscaya tidak ada yang Aku ridhai sebagi balasan, kecuali surga” (Hadist qudsi). Jelas bahwa cobaan, penyakit, dan kesusahan merupakan sebab-sebab yang dapat memasukkan seseorang kesurga.

4.      Mengembalikan seseorang kepada Tuhannya, mengingatkannya dari kemaksiatan dan kelalaian. Salah satu manfaat sakit dan musibah-musibah lainnya adalah mengingatkan seseorang kepada Allah swt setelah lama meninggalkan atau melalaikan-Nya, juga menghentikan dari bergelimang dengan maksiat. Seseorang yang dalam keadaan sehat, sering kali lalai di dalam kelezatan dan syahwat. Dia mengutamakan dunia dan melupakan Allah swt serta mengikuti bujuk rayu setan melalui syahwat dan berbagai kemaksiatan. Ketika tertimpa musibah, baru merasakan kelemahan kerendahan, serta harapannya kepada Allah swt. maka dia akan kembali kepada-Nya dengan penuh penyesalan dan merendahkan diri mengharapkan kasih sayang-Nya.

5.      Agar seseorang mengingat nikmat Allah. Sakit dapat mengingatkan, berapa banyak nikmat-nikmat Allah yang telah diberian kepadamu. Berapa banyak nikmat-nikmat yang telah kamu terima, berapa banyak bahaya yang Allah telah menahannya. Ketika ditimpa penyakit atau terkena cobaan, niscaya kamu akan kembali mengenang pada kenikmatan-kenikmatan sebelum sakit, baik yang telah berlalu maupun yang akan terjadi, kamu semakin berzikir dan bersukur dan memnuhi seluruh hatimu dengan kecintaan kepada Allah serta mengagungkan-Nya .”Seseorang jaka tidak ditimpa oleh suatu musibah, niscaya tidak akan mengetahui kedudukan kesehatan di dalam dirinya”

6.      Mengingatkan keadaan saudaranya yang sedang sakit Orang yang sehat akan lupa terhadap hak-hak sudaranya yang sedang menderita. Allah swt menciptakan penyakit bagi orang mukmin, agar ia mengingat saudarnya yang sedang sakit, kemudian menunaikan kewajiban-kewajiban terhadapnya, misanya menjenguk, menyelesaikan kebutuhan-kebutuhan, meringankan beban-beban yang dipikul dan mendoakanya.

7.      Membersihkan penyakit hati Kesehatan bisa menimbulkan kejahatan, kesombongan dan membanggakan diri yang bisa menimpa diri manusia. Jika sakit menimpanya hancur hatinya, luluh hati- nya, terbebas dari akhlak yang yang tercela, misalnya sombong, dengki serta semua sakit hati lainnya. Kemudian hatinya diisi dengan tunduk dan merendahkan diri di hadapan Alloh swt. “Seandainya tidak ada ujian-ujian dan cobaan di dunia, niscaya orang akan menjadi sombong dan membanggakan diri dari Alloh, dan hatinya keras, dimana semuanya ini akan mengakibatkan kehancuran di dunia maupun di akhirat “Kadang-kadang Allah memberikan kenikmatan (kepada manusia) dengan melalui cobaan/musibah, dan sebagian kaum yang lain diuji dengan kenikmatan”

8.      Sebagai cinta Allah kepada hamba-Nya “Barang siapa yang Allah menghendaki kebaikan kepadanya maka Allah memberi- nya cobaan” (Abu Hurairah).

9.      Dicatat perbuatan baiknya diwaktu sehat “Jika seseorang .menderita sakit atau bepergian, maka akan dicatat perbuatan baiknya, sebagaimana dikala mukmin dalam keadaan sehat” (Abu Musa).

“Jika seseorang menjalani ibadah yang benar, kemudian menderita sakit maka akan dikatakan kepada para malaikat yang ditunjuk:

Catatlah: perbuatan perbuatannya sebagaimana yang dikerjakan dikala sehat sampai Aku menyembuhkanya atau mencabut nyawanya” (Alhadist)

 

Wa’allahu a’lam bishowab

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيم

Tunjukkanlah jalan yang lurus

 



Posted in La Tahzan | Leave a Comment »

 
%d blogger menyukai ini: