JEMBER BERDZIKIR DAN BERSHOLAWAT

Bermentallah Aku Hanyalah….. Jangan Bermental Aku Adalah…..

Maafkan aku

Posted by arif pada 10 November 2009

Senyuman dan kecerian kini telah hilang…

Senyuman dan kecerian kini telah pergi..

Saat uraian kata mengungkap kejujuran..

Saat uraian kata mengungkap rasa..

 

Bisakah pagi tetap indah…

Sedangkan mentari tak lagi menyapa..

Masihkah malam memberi tenang…

Sedang rembulan tak lagi menampakkan wujudnya…

 

Jika seyuman itu datang menggugah malam..

Terbangun aku dalam buaian kesalahan..

Jika canda itu datang menemani lamunan…

Tersenyum aku dalam keheningan malam….

Saat ini…

Aku menunggu kata yang terucap dari hati yang paling dalam..

Kata yang selama ini aku tunggu…

Dan aku akan menunggu…

Sampai waktu memisahkan raga…

maafkan aku…

Jika kata menoreh luka…

4 Tanggapan to “Maafkan aku”

  1. Afifah said

    Dan aku akan menunggu…
    Sampai waktu memisahkan raga…
    maafkan aku…

    ass
    selamaitukah seseorang menyiksa dirinya
    mengapa seseorang itu tidak
    berusaha mengikhlaskannya dgn hati tebuka
    ohohohoh…. semoga akan ada keajaiban dan waktumu tak terbuang sia2….insyaallah wass

  2. zullfikar said

    insya Allah….

  3. zullfikar said

    dan apakah bila bulan,bintang serta mentari keluar dari peraduannya secara bersama2,semuanya akan tetap indah….Allah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: