JEMBER BERDZIKIR DAN BERSHOLAWAT

Bermentallah Aku Hanyalah….. Jangan Bermental Aku Adalah…..

TATA CARA SHOLAT TASBIH

Posted by arif pada 22 Agustus 2009

SHOLAT TASBIH

Shalat sunat tasbih adalah shalat sunat yang di dalamnya dibacakan kalimat tasbih sebanyakk 300 kali

Niat shalat tasbih:

Ushallii sunnat tasbihi rak’ataini lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Aku niat shalat sunat tasbih dua rakaat, karena Allah.”

A. Tata Cara Shalat Tasbih

Shalat tasbih dilakukan 4 raka’at (jika dikerjakan siang maka 4 raka’at dengan sekali salam, jika malam 4 raka’at dengan dua salam ) sebagaimana shalat biasa dengan tambahan bacaan tasbih pada saat-saat berikut:

1  Setelah pembacaan surat al fatihah dan surat pendek saat berdiri (15 x)

2  Setelah tasbih ruku’ (Subhana rabiyyal adzim…) (10 x)

3  Setelah I’tidal (10 x)

4  Setelah tasbih sujud pertama (Subhana rabiyyal a’la…)   (10 x)

5  Setelah duduk diantara dua sujud (10 x)

6  Setelah tasbih sujud kedua (10 x)

7  Setelah duduk istirahat sebelum berdiri (atau sebelum salam tergantung pada raka’at keberapa)  (10 x)

Jumlah total satu raka’at  (75 kali)

Jumlah total empat raka’at  = 4 X (75 kali)

= 300 kali

B. Perbedaan pendapat ulama

Di kalangan para ulama terdapat perbedaan pendapat mengenai ada tidaknya shalat tasbih, berikut adalah beberapa pendapat mereka:

1. Kalangan Pertama: Sholat tashbih adalah mustahabbah (sunnah)

Pendapat ini dikemukakan oleh sebagian ulama penganut Mazhab Syafi’i. Hadits Rasulullah saw kepada pamannya Abbas bin Abdul Muthallib yang berbunyi:

“Wahai Abbas pamanku, Aku ingin memberikan padamu, aku benar-benar mencintaimu, aku ingin engkau melakukan -sepuluh sifat- jika engkau melakukannya Allah akan mengampuni dosamu, baik yang pertama dan terakhir, yang terdahulu dan yang baru, yang tidak sengaja maupun yang disengaja, yang kecil maupun yang besar, yang tersembunyi maupun yang terang-terangan. Sepuluh sifat adalah: Engkau melaksankan shalat empat rakaat; engkau baca dalam setiap rakaat Al-Fatihah dan surat, apabila engkau selesai membacanya di rakaat pertama dan engkau masih berdiri, mka ucapkanlah: Subhanallah Walhamdulillah Walaa Ilaaha Ilallah Wallahu Akbar 15 kali, Kemudian ruku’lah dan bacalah do’a tersebut 10 kali ketika sedang ruku, kemudian sujudlah dan bacalah do’a tersebut 10 kali ketika sujud, kemudian bangkitlah dari sujud dan bacalah 10 kali kemudian sujudlah dan bacalah 10 kali kemudian bangkitlah dari sujud dan bacalah 10 kali. Itulah 75 kali dalam setiap rakaat, dan lakukanlah hal tersebut pada empat rakaat. Jika engkau sanggup untuk melakukannya satu kali dalam setiap hari, maka lakukanlah, jika tidak, maka lakukanlah satu kali seminggu, jika tidak maka lakukanlah sebulan sekali, jika tidak maka lakukanlah sekali dalam setahun dan jika tidak maka lakukanlah sekali dalam seumur hidupmu” (HR Abu Daud 2/67-68)

2. Pendapat Kedua: Shalat tasbih boleh dilaksanakan (boleh tapi tidak disunnahkan)

Pendapat ini dikemukakan oleh ulama penganut Mazhab Hambali. Mereka berkata: “Tidak ada hadits yang tsabit (kuat) dan sholat tersebut termasuk Fadhoilul A’maal, maka cukup berlandaskan hadits dhaif.”

Ibnu Qudamah berkata:

“Jika ada orang yang melakukannya maka hal tersebut tidak mengapa, karena shalat nawafil dan Fadhoilul A’maal tidak disyaratkan harus dengan berlandaskan hadits shahih.” (Al-Mughny 2/123)

3. Pendapat Ketiga: Shalat tersebut tidak disyariatkan.

Imam Nawawi dalam Al-Majmu’ berkata, “Perlu diteliti kembali tentang kesunahan pelaksanaan sholat tasbih karena haditsnya dhoif, dan adanya perubahan susunan shalat dalam shalat tasbih yang berbeda dengan shalat biasa. Dan hal tersebut hendaklah tidak dilakukan kalau tidak ada hadits yang menjelaskannya. Dan hadits yang menjelaskan shalat tasbih tidak kuat”.

Ibnu Qudamah menukil riwayat dari Imam Ahmad bahwa tidak ada hadis shahih yang menjelaskan hal tersebut. Ibnuljauzi mengatakan bahwa hadits-hadits yang berkaitan dengan shalat tasbih termasuk maudhu`. Ibnu Hajar berkata dalam At-Talkhis bahwa yang benar adalah seluruh riwayat hadits adalah dhaif meskipun hadits Ibnu Abbas mendekati syarat hasan, akan tetapi hadits itu syadz karena hanya diriwayatkan oleh satu orang rawi dan tidak ada hadits lain yang menguatkannya. Dan juga shalat tasbih berbeda gerakannya dengan shalat-shalat yang lain.

Dalam kitab-kitab fiqih mazhab Hanafiyah dan Malikiyah tidak pernah disebutkan perihal shalat tasbih ini kecuali dalam Talkhis Al-Habir dari Ibnul Arabi bahwa beliau berpendapat tidak ada hadits shahih maupun hasan yang menjelaskan tentang shalat tasbih ini.

Oleh karena ada perbedaan pendapat mengenai ada tidaknya shalat tasbih tersebut, maka semuanya dikembalikan kepada pembaca, silahkan mengikuti pendapat yang mana, tentunya sesuai dengan pengetahuan dan keyakinan pembaca sekalian.

Sumber: http://www.AnneAhira.com

About these ads

95 Tanggapan to “TATA CARA SHOLAT TASBIH”

  1. Agus Sutono berkata

    matur suwun….

  2. nandi sundanese death metal berkata

    alhmdllah sngat bermanfaat ,,,,,,hatur nuhunnn

  3. Erni sofiana berkata

    Allhamdullilah, akhirnya ketemu Jg shalat tasbih, yang sangat mudh di pelajari..sem0ga artikel ini bermanfa’at untuk kali’an semua…ammin.

  4. Anonymous berkata

    Allhamdullilah, akhirnya ketemu Jg shalat tasbih, yang sangat mudh di pelajari..sem0ga artikel ini bermanfa’at untuk kali’an semua…ammin.

  5. syamsul haeri ,probolinggo berkata

    Alhamdulillah . .
    akhirnya aq temukan artikel yg bagus n bermanfaat utk umat ..
    smoga sll dpt berkah n rahmat bagi penulisnya ..amien

  6. Tutiek Handayani berkata

    Alhamdulillah..Trimakasih sekali ….memang artikel ini yang sedang saya cari2.
    Semoga bermanfaat.

  7. Anonymous berkata

    Trims ilmunya

  8. Heri berkata

    met menjalankan ibadah puasa ….

  9. Bendot berkata

    tendensi hadis yang digunakan oleh ulama’ yang mengatakan bahwa sholat tasbih adalah sunnah berupa hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam kitab sholat bab sholat tasbih, Imam Turmuzi, Ibnu Majjah dalam kitab Iqoomah Assholah bab sholat tasbih, Ibnu Khuzaimah, Imam Baihaqi dalam bab sholat tasbih, Imam Thobroni dalam Mu’jam Alkabir dari Ibnu Abbas dan Abu Rofi’ bahwa dalam syarah hadis, Nabi telah menjelaskan kepada pamannya Abbas Bin Abdul Mutholib suatu amalan yang mana kalau dikerjakan oleh beliau dapat menyebabkan diampuni dosannya baik yang akan datang maupun yang telah lewat, salah satu amalan tersebut adalah sholat tasbih.

    Adapun pakar hadis dalam menganalisa hadis ini melalui jalur sanad maupun matan terjadi perbedaan, diantara ulama’ ada yang mengatakan bahwa hadis ini adalah shohih, ada lagi yang mengatakan bahwa hadis ini adalah lemah, bahkan ada juga yang mengatakan bahwa hadis ini sampai kederajad maudlu’.

    a. Di antara pakar hadis yang mengatakan bahwa hadis ini shohih adalah Imam Muslim, Ibnu Khuzaimah, Imam Hakim, Ibnu Sholah, Alkhotib Albaghdadi, Al Munzhiri, Imam Suyuti, Abu Musa Almadini, Abu Said Al Sam’ani, Imam Nawawi, Abu Hasan Almaqdasi, Imam Subuki, Ibnu Hajar Al Asqolany, Ibnu Hajar Al Haitamy, Syekh Albani, Syekh Syuab Al Arnauth, Ahmad Syakir dan masih banyak lagi ulama’ yang lain.

    Imam Hakim mengatakan bahwa yang menjadikan standar hadis tentang sholat tasbih shohih adalah terbiasa dikerjakan mulai para Tabiit Tabi’in sampai zaman sekarang .

    Imam Daruqutni mengatakan hadis yang paling shohih dalam keutamaan surat adalah hadis yang menjelaskan keutamaan surat Al Ikhlas dan hadis yang paling shohih dalam keutamaan sholat adalah hadis yang menjelaskan tentang sholat tasbih.

    Demikian juga Syekh Muhammad Mubarokfuri mengatakan bahwa hadis yang menjelaskan tentang sholat tasbih tidak sampai turun pada derajat hadis hasan.

    b. Sedangkan pakar hadis yang mengatakan bahwa hadis ini dhoif adalah Imam Ahmad Bin Hambal, Imam Mizzi, Syekh Ibnu Taimiyah, Ibnu Qudamah dan Imam Syaukani, sehingga dalam madzhab Hambali dijelaskan bahwa barang siapa yang melakukan sholat tasbih hukumnya adalah makruh akan tetapi seandainya ada orang yang melaksanakan sholat tersebut tidak apa-apa, karena perbuatan yang sunnah tidak harus dengan menggunakan dalil hadis yang shohih, namun pada akhirnya Imam Ahmad menarik fatwanya dengan mengatakan bahwa sholat tasbih adalah merupakan sesuatu amalan yang sunnah.

    c. Adapun pernyataan Imam Ibnu Jauzi yang memasukkan hadis ini dalam kategori hadis maudlu’ mendapat banyak kritikan dari pakar hadis, mereka menganggap bahwa Ibnu Jauzi terlalu mempermudah dalam menghukumi suatu hadis sehingga hukum hadis yang sebetulnya shohih ataupun hasan kalau tidak sesuai dengan syarat yang beliau tetapkan langsung dilempar dalam hukum maudlu’.

    Dari kajiaan sanad yang telah dilakukan oleh pakar hadis dapat disimpulkan bahwa hadis ini adalah hasan atau shohih karena banyaknya jalan periwayatan dan tidak adanya cacat, adapun yang mengatakan bahwa hadis ini adalah dloif karena hanya melihat satu jalan periwayatan saja dan tidak menggabungkan jalan periwayatan yang satu dengan yang lain, adapun pendapat Ibnu Jauzi tidak bersandarkan pada dalil yang kuat sehingga lemah untuk bisa diterima sebagai sandaran hukum.

    http://aguskeisya.blogspot.com/2010/08/tata-cara-sholat-tasbih.html

  10. trimurti berkata

    Terimakasih, artikel ini sangat bermanfaat bagi kami.

  11. sumiarsi berkata

    alhamdulilah saya temukan yang saya cari. makasih mas moga anda mendapat balasan dari Allah SWT.

  12. afghan berkata

    pak tolong sertakan refrensi masalah sholat tasbih karena kami membutuhkanya jazakumullah,,,,,,moga dipercepat.

  13. marwa berkata

    alham dulillah !!! cara solat tasbih sangat mudah dan mudah faham<<
    lagi bagus kalau ada cara solat tasbih bergambar

  14. Anonymous berkata

    Assalamu’alaikum Wr Wb,pd rakaat kedua..Mengenapi yg..Ke 75 tasbih..Di baca sesudah atau sebelum..Atahiyat akhir..Pak uztadz..Terima kasih..

  15. Mahalli berkata

    Makasih mas ats artklnya.

  16. bayu berkata

    Assalamualaikum
    Alhamdulillah.. semenjak saya mengamalkan sholat tasbih ini yang saya rasakan saya selalu dijauhkan oleh Allah dari marabahaya dan malapetaka serta segala urusan menjadi lancar. Subhannallah.. pengalaman saya waktu gempa P*****g 2009, saya saat itu berada di kota tersebut untuk mengunjungi orang tua. Waktu malam sebelum kejadian gempa, , pada saat itu ngga tahu kenapa ada firasat yang tidak enak dan malam itu saya melakukan sholat tasbih dengan khusuk sekali dan meminta agar dijauhkan dari marabahaya . Dan besoknya kejadian Gempa tersebut terjadi… alhamdulillah keluarga saya selamat dan yang lebih mencengangkan sekali adalah tidak ada secuilpun kerusakan yang terjadi di rumah orang tua saya sementara di sekeliling rumah saya yaitu rumah para tetangga banyak yang terjadi kerusakan bahkan rumahnya roboh.., Boleh anda percaya boleh juga tidak dengan pengalaman saya ini. wassalam..

  17. farhan berkata

    minal aidin walfaidin..
    mohon maaf lahir batin yo

  18. wahyudi berkata

    terima kasih mas Arif, jadi sekarang saya sudah mudeng, soal perbedaan pendapat kita belajar menyikapi dengan arif saja

  19. afrin berkata

    thx bgt ilmunya brow

  20. kasan84sanova berkata

    makasih…
    insya allah aq akan mengamalkannya…

  21. anas berkata

    matur nuwun yo kang? aku dadi mudeng

  22. boxhair berkata

    trims mas, artikelnya sngt bermanfaat

  23. ucok berkata

    terima kasih pak ustad sekarang aku mengerti kapan melakukan solat tasbeh dan tata caranya

  24. starbola berkata

    bagus artikelnya

  25. abul hayat berkata

    ass.ww.

    alhamdulillah.. dengan membaca halaman ini banya tambahan ilmu agama yang saya dapatkan.. semoga allah meberkati kita semua.. dan saya mohon dikirim kalaimat motivasi yang berhubungan dengan islam.
    wassalam dan terima kasih

  26. Anonymous berkata

    semoga smua ini bermaslahat untuk ummat,

  27. Arie berkata

    makasih infonya,mas..
    semoga bermanfaat bagi umat..
    berguna bwt saya pribadi
    Amin Ya Raab..

  28. Arie berkata

    makasih infonya,mas..
    semoga bermanfaat bagi umat..
    Amin Ya Raab..

  29. Asep Nurjaman berkata

    thanks atas penjelasannya moga yang baca semua dapat berkahnya,…………amin salam

  30. mad fairus berkata

    assalamualaikum.
    seperti solat wsunah dhuha maksimum melaksanakan adalah 12 rakaat.
    dan bagi solat sunah tasbih berapa rakaat yang bolah dilakuakan jika mampu melaksanakan..?bolehkah dilakukan lebih dari yang disyariatkan?

  31. Juhaeri berkata

    Tolong dituliskan doa setelah selesai sholat Tasbih

    dari Juhaeri : Palem Raja RT.05/03 Kelurahan Bubulak
    Kecamatan Bogor Barat – Kota Bogor 16310

  32. Anonymous berkata

    terimakasih ya mas atas artikelnya..
    angat membantu sekali..

  33. arvian berkata

    alhamdulillah artikelnya sngat bermanfaat terutama bagi saya pribadi..tapi mau tanya untuk pelaksanaan pada siang hari dari jam berapa sampai jam berapa.. thank’s

  34. Ade berkata

    makasih mas ats artikelnya
    mudah-mudahan hdp ini akan menjadi lbh baek

    Amiiin Ya Allah

  35. Cyntia berkata

    Alhamdulilah saya bisa refres ulang pasoladtan makasih hamba Allah yg baik semoga Allah membalas dg pahalanya

  36. Fagins berkata

    Br aja slesai solat tasbih nih…

  37. assalamu'alaikum,roka'at prtma stlah sujud yg kedua,itu kan baru 65,yg 10nya?,tlng pnjelasanya.trims berkata

    worldpress.com

  38. Anonymous berkata

    wah emang ini yg lagi saya cari2…thanks mas

  39. pelajar berkata

    sholat sunah yang satu ini memang beda pendapat,ada ulama yang membolehkan tp ada juga yang menganggap tidak perlu……..TAPI setelah sekian lama dlm keadaan bimbang akhirnya sayapun melaksanakan sholat sunat ini,ALHAMDULILAH pagi harinya urusan saya lancar semua dan terasa kelegaan hati yang saya rasakan.maaaf ini hanya curahan hati saja,semoga alloh selalu membimbing kita, selalu meridloi ibadah kita,&selalu sayang kepada kita smuanya.AMIN!!!!!!

  40. tuti1090@yahoo.com berkata

    Assalamualaikum wr wbr….
    Terimakasih mas ilmunya…kebetulan saya sedang mencari tema ini….
    Salam Ukhuwah Islamiyah….^_^

  41. mahmudin berkata

    mu taya mas! bacaan tasbihnya di lantangkan atau hanya didalam hati jah!

  42. Siti Awati berkata

    alhamdulillah…….akhirnya saya menemukan ilmu bermanfaat ini.
    saya ingin melaksanakan sholat tasbih pada malam hari Asyuro Insya Allah nanti malam, dengan harapan ingin menjadi lebih baik dari sebelumnya dan memulai semuanya dengan hal-hal yang baik dan bermanfaat…insyaallah..amiiin…

  43. muslih berkata

    ma kasih mas

  44. suria asamara berkata

    ass wr wb… saya suka dan bagus artikelnya.. makasih…

  45. suria asamara berkata

    assalammualaikum….

  46. alvie berkata

    kapan harus dilaksanakan sholat tasbih???

  47. pelajar berkata

    assalamualaikum pak uxstad sholat tasbih kan boleh dikerjakan dgn cra 2 rokaat kan?/2 kali salam jadi sama jumlahnya 4 rokaat?!

    pertanyaan saya :
    1.jika dikerjakan dengan 2 rokaat,setelah tasyahud kedua sebelum salam apakah juga membaca bacaan tasbih?
    kirim di email saya: dava3a@yahoo.com

    trims.wassalam

  48. surka berkata

    assalamu’alaikum…
    mas arif yang terhormat saya mau tanya nich. . .baca tasbihnya kan “subahanallah wal hamdulillah wala ilah hailallah huallah huakbar” itu pake “lahaulah walakuata ilah bilahil ‘aliyilazim” apa g…………alnya yang aku baca di tuntunan sholat lengkap begitu. . .

  49. Anonymous berkata

    sebagai orang awam tentang agama menurut ustad pendapat mana yg baik diikuti, karena safi’i dan hambali adalah ulama2 yg yang harus diikuti setelah nabi Muhammad wafat

    • arif berkata

      saya jelaskan bahwa saya bukan ustadz..
      klo mengenai pemahaman madzab saya tidak bisa ikut campur silahkan pilih sesuai dengan keyakinan anda…
      perbedaan dar madzab tersebut yaitu dari cara ibadahnya saja…
      klo intinya sama…

  50. Ilham berkata

    Alhamdulillah dan saya berterima kasih sama Ustadz.sudah mendapati tata cara sholat tasbih.Lebih lebih skarang bulan Ramadhan+malam ke 27,mudah mudahan kita mendapatkan Lailatul Qodar,Amiin

  51. Munawar berkata

    Ustaz niat shalat tasbih yang ditulis “rakaataini” alias 2 rakaat, tapi yang betulnya “arba’a rakaat” atau 4 rakaat kan?

  52. Sarjo berkata

    Trims,kalau di tambah teks arabnya lebih mantab.
    Mau tanya ni, Shalat tasbih kan bisa dilakukan tiap hari, tiap minggu, tiap bulan, tiap tahun atau sekali seumur hidup. Kalau di luar batasan tersebut boleh apa nggak dan bagaimana hukumnya ? Misalnya : dilakukan kalau ada waktu, ada niat ada kesempatan saja.

  53. Yunia berkata

    Subhanallah…bagus sekali artikelnya

  54. rosita berkata

    subhanalloh…alhamdulillah sy sangat bersykur udh membaca artikel ttg sholat tasbih ms arif moga
    alloh slalu beri kebaikan yg tak ada batas untuk mas

  55. Ariyo Aw berkata

    makasih ya bang atas artikelnya, minta solusi agar teguh melakukan sholat tasbih soalnya sholat ini kan lumayan lama, terus kalau sholat sunnah yang sehabis subuh dan menjelang dhuha itu apa dan bagaimana ya bang ? tks

  56. Ahmadi b berkata

    Trimaksih ya atas informsinya sngat bgus. .

  57. andry hidayat berkata

    ass mas mau tanya kalau doanya sesudah sholat tasbi ada ga ya…kalau ada boleh dong…biar tambah afdol gitu sholatnya…trims sebelumnya..

    • Juhaeri berkata

      permohonan dari saya tolong dituliskan doanya setelah selesai melakukan sholat Tasbih (Setelah salam akhir), sekian terima kasih atas balasannya

      Alamat saya : Palem Raja RT.05/03 Kelurahan Bubulak
      Kecamatan Bogor Barat – Kota Bogor 16310

  58. muhammad berkata

    subhanallah…. membuat diri semakin dekat dengan sang pemberi hidup…. mudahan dengan shalat tasbih dosa-2 kita diampunia oleh ALLAH SWT…

  59. ulum berkata

    asalamualaikum…..
    bang….syukron atas …artikelnya…..

  60. qq berkata

    Assalamulaikum ..

    salam kenal
    nice articelnya mas .. izin backlinknya mas

  61. Legowo K berkata

    Terima kasih… Yang ingin mengerjakan dipersilakan, yang mempertentangkan tak usah kerjakan. Mana yang sesuai dengan pemahaman masing2. Semoga bermanfaat

  62. Ridwan berkata

    Alhamdulillah.trmaksh tas saranx.dan sy motanya nih.bangkit dr sujud ke 2 itu dmn ltak kita membca 10 lagi.

  63. hendri berkata

    alhamdulillah……akhirnya saya mendapatkanapa yg saya cari…mohon petunjuk tentang shalat tobat…

    • Arif berkata

      Alhamdulillah….

      Para ulama bersekapat bahwa shalat taubat ini disunnahkan sebagaimana diriwayatkan dai Abu Bakar bahwa dia mendengar Rasulullah saw bersabda,”Tidaklah seseorang yang berdosa lalu dia berwudhu kemudian melaksanakan shalat lalu memohon ampun kepada Allah kecuali Allah akan memberikan ampunan kepadanya… kemudia beliau saw membaca firman Allah :

      وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُواْ فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُواْ أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُواْ اللّهَ فَاسْتَغْفَرُواْ لِذُنُوبِهِمْ وَمَن يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ اللّهُ وَلَمْ يُصِرُّواْ عَلَى مَا فَعَلُواْ وَهُمْ يَعْلَمُونَ ﴿١٣٥﴾
      أُوْلَئِكَ جَزَآؤُهُم مَّغْفِرَةٌ مِّن رَّبِّهِمْ وَجَنَّاتٌ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَنِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ ﴿١٣٦﴾

      Artinya : “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka Mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan Itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.” (QS. Al Imron : 135 – 136)

      Mudah mudahan bermanfaat…

  64. suroto berkata

    trim ya artikelnya bagus maksudnya memuat yang pro dan yang kontra serta yang abtain disertai dalilnya, sehingga tidak mengundang untuk debat kusir yang tidak bermanfaat, dan kalau mau yang pro menambah dalil yang dan yang kontra juga demikian, sehingga orang awam tidak bingung.tinggal ambil sikap mana yang kira-kira pas dihatinya.

  65. nheeyha berkata

    alhamdulillah…….akhirnya saya menemukan ilmu bermanfaat ini.
    saya ingin melaksanakan sholat tasbih pada saat usia saya menginjak 22th,yang tinggal 3 hari lagi. dengan niat ingin menjadi lebih aik dari sebelumnya dan memulai semuanya dengan hal-hal yang baik dan bermanfaat…insyaallah..amiiin…

  66. sunendi berkata

    saya sangat berterimakasih atas penjalasan cara sholat tasbih.

    klau bisa tolong sekalian do’a sesudah sholat nya .

  67. ali mursyd berkata

    bagus artikelnya, trims.tapi lebih bagus lagi lafadz haditsnya disertakan

    • arif berkata

      makasih atas sarannya dan kunjungannya…saat ini masih dlam proses belajar ngetik bhs arab

      • Anonymous berkata

        Darsa Sasanggem
        3 Juli 2012 hatur nuhun artikelna ngabantos pisan, simkuring hilap cara prak-prakannana shalat tasbih, alhamdulillah pas ngenet aya. 1x deui haturnuhun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 39 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: